Fedora 13 Goddard Akhirnya Diluncurkan

Setelah beberapa kali dijadwal ulang, akhirnya “Goddard” tiba. Dikenal terdepan dalam hal pembaharuan, tim pengembangnya ingin memastikan bahwa Fedora rilis ke 13 ini semuanya akan berjalan dengan baik. Goddard mengemas dan memperkenalkan banyak fitur baru, dilengkapi dengan driver bebas Nouveau versi terkini yang memberikan kemampuan akselerasi 3D untuk kartu grafis Nvidia disamping driver-driver lainnya yang mendukung chip grafik buatan ATI dan Intel.

Secara tradisional rilis Fedora menitikberatkan pada ke-canggihan paket software yang diracik yang sesuai dengan aktualitas paket software yang tersedia menjelang setiap rilis Fedora diluncurkan. Namun rilis nomor 13 kali ini sekaligus mengikuti trend yang akan menawarkan kemudahan bagi pengguna untuk menepis rasa segan pengguna baru terhadap Fedora. Hal seperti itu telah di-ekspresikan oleh pengamat senior Open Source: Steven J. Vaughan-Nichols yang menulis di blog-nya antara lain: “When Fedora 13, Goddard, is released on May 25, it’s not going to be your usual Fedora GNU/Linux. Linux release. In the past, Fedora has been seen as a great Linux distribution for Linux experts. Paul W. Frields, the Fedora Project leader, told me though that this release is more new-user-friendly and that is no longer just for experienced Linux users. Based on my early look at this Red Hat community Linux distribution, I agree.

Disamping keramahan terhadap pengguna yang dijanjikan pengembangnya, sesuatu yang masih harus dibuktikan oleh calon penggunanya, namun yang sudah pasti adalah pembaruan yang telah diintegrasikan di distro F13 dengan codename “Goddard” ini jumlahnya cukup banyak. Salah satu diantaranyanya adalah fitur yang memungkinkan instalasi driver printer secara otomatis mengunakan PackageKit dan RPM, asalkan printer tersebut terdeteksi hardware saat dicolokkan ke port USB.

Paket dukungan bahasa pengguna kini bisa terinstalasi secara otomatis setelah ia dipasang. Program untuk pengelolaan user juga telah diganti dengan yang baru dan bagi para profesional di bidang grafika kini tersedia fitur pengelola warna dan kalibrasi yang mengatur keserasian warna mulai dari scanner, monitor, sampai ke printer. Sebagai pengelola Foto kini dipasang paket software Shotwell menggantikan Fspot dan Gthumb, sementara program Simple Scan menyediakan antarmuka ke Scanner. Paket NetworkManager sekali lagi diperbaiki dan ditingkatkan sehingga ia juga dapat diatur via command-line.

Fedora 13.1 telah mengaktualisasi kernelnya ke versi Linux 2.6.33.3 dimana sistemnya dikomplisasi menggunakan versi GCC 4.4.3. Sebagai desktop utama dipasang GNOME 2.30, dan sebagai alternatif juga disediakan KDE  versi aktual 4.4.2 bersama media instalasi.  Untuk mengatur akun Micro-Blogging seperti Twitter atau Identi.ca tersedia software Pino.

Seperti biasanya, pengembang Fedora mengintegrasikan versi Gnome paling anyar. Gnome 2.30 yang disertakan merupakan versi terbaru yang dirilis bulan Maret lalu. Versi Gnome ini diduga merupakan versi terakhir untuk versi seri kepala 2.x sementara kedatangan versi Gnome 3 sedang dibahas pengembangnya untuk diintegrasikan di Fedora 14 yang rencananya terbit menjelang akhir tahun 2010. Sejatinya Gnome- Shell, – yang dijagokan sebagai komponen utama Gnome generasi mendatang, – telah cukup lama diintegrasikan dalam sebuah ujicoba di versi Fedora 13 dengan hasil yang diklaim cukup memuaskan, walaupun ia belum dianggap siap untuk digunakan hari-hari.

KDE versi 4.4.2 memanfaatkan versi Qt 4.6 merupakan pilihan pengembangnya untuk disertakan di Fedora 13 walaupun KDE 4.4.3 telah tersedia tidak lama sebelum Fedora 13 dilansir. Pengguna KDE bisa nantinya mengupdate ke versi yang lebih baru setelah paket yang memadai tersedia di lumbung repositori. Desktop KDE di Fedora 13 mendukung PolicyKit One yang menawarkan integrasi yang lebih baik terhadap aplikasi PulseAudio.

Bagi para pengembang software yang menggunakan Fedora sebagai ruang kerjanya disediakan fungsi baru untuk SystemTap. Pengembang dapat melakukan pejajakan atau tracing dan mengukur kinerja pemrogramnnya di lingkungan runtime untuk Java, Python dan Tcl, seperti juga di PostgreSQL. Kedepannya. direncanakan akan dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan aplikasi-aplikasi untuk pengembang lainnya. Disamping itu, fitur untuk Debug di Python kini telah diperbaiki. Versi Python 3 dapat dipasang secara paralel dengan versi Python 2.6, sementara NetBeans 6.8 telah disiapkan bila nantinya dibutuhkan untuk mendukung Java EE 6.

Media untuk instalasi dan mencoba Fedora Linux:

Di lumbung repositori paket software untuk Fedora 13 tersedia lebih dari sepuluh ribu paket yang dimanfaatkan proyek Fedora untuk membangun distribusi yang juga digunakan oleh komunitas untuk membangun distro sesuai kebutuhan dan selera masing-masing.

Media instalasi utama yang diterbitkan proyek Fedora menyediakan pilihan software berragam dan merupakan media untuk instalasi tradisional. Media yang tersedia baik dalam bentuk CD maupun DVD masing-masing tersedia untuk arsitektur 32-bit (i386) dan 64-bit (x86_64). Sementara edisi CD terdiri dari 5 keping, installer DVD masing-masing cukup satu keping mengandung paket-paket software yang memenuhi kebutuhan pengguna pada umumnya. Media standar ini memberi pilihan kepada pengguna untuk menentukan variasi paket yang diinginkan terutama pilihan desktop popular GNOME atau KDE. Pilihan untuk desktop lainnya seperti LXDE atau FXCE juga disediakan, namun paket software yang nantinya dibutuhkan tidak tersedia dalam media CD/DVD melainkan diunduh ketika komputer telah tersambung ke Internet dan alamat repositori diaktifkan.

Disamping itu, proyek Fedora juga meresmikan adonan atau distro kompilasi khusus yang disebut: “Spins”. Spins pada hakekatnya adalah sebuah LiveDistro yang bisa diinstalasi dengan kompilasi konten software yang berorientasi dan disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan kelompok pengguna tertentu yang jenisnya ber-ragam pula. Serupa dengan LiveCD instalasi utama yang ditawarkan oleh distro Ubuntu, media Spins juga berguna disamping untuk mencoba Fedora dalam modus live tanpa menyentuh sistem yang ada, juga bisa ditanamkan atau diinstalasi ke hardisk. Berbeda dengan instalasi tradisonal, proses instalasi ke hardisk tidaklah memberikan pilihan untuk jenis sistem berkas yang secara default menggunakan Filesystem terbaik saat ini: Ext4 sebagai pilihan tunggal. Karena itu proses instalasi juga menjadi lebih cepat.

Spins yang telah direstui proyek Fedora untuk Goddard pada saat ini termasuk: [01] Gnome, [02] KDE, [03] LXDE, [04] Xfmedia audio player dan Terminal. Seperti GNOME, Xfce menggunakan GTK+ 2.x toolkit sebagai basis. Distribusi Linux yang menggunakan Xfce secara default antara lain:
* Xfld (Xfce live demo)
* Archie
* College Linux
* Dream Linux
* Fedora Core sebelum rilis 4 (Stentz)
* FreeSBIE (FreeBSD LiveCd)
* Kate OS
* Morphix (LightGUI version)
* Slackware
* Slax (Popcorn Edition)
* Vector Linux
* Whoppix
* Xubuntu
* Zenwalk’

Hore Fedora 13 uda hadir…

🙂

About yosepraharja
none

4 Responses to Fedora 13 Goddard Akhirnya Diluncurkan

  1. dadan says:

    wah bang… ternyata wlopun bru release, tp kok gk support wifi cardnya nih.. gk bisa d update jdnya.. mw update manual bingung…

  2. dadan says:

    owh iya… netbook sy, acer aspire one 532 h..

    • eddys says:

      @dadan, gimana kabar wifinya?
      wifi lewat NetworkManager memang trouble.. solusinya pake wicd..
      thx.

      bisa baca di eddys2007.wordpress.com

  3. anang143 says:

    ehh bang ternyata tidak bisa di update… gmpang bnget eror.. contohnya httpd nya, mysqlnya.. gmana ada solusinya bray…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: