Slackware 13.1

Menyusul versi 13.0 dan setelah dikembangkan selama sembilan bulan, Slackware 13.1 telah rilis pada tanggal 24 Mai 2010 lalu. Menurut  Patrick Volkerding, penanggung jawab dan pengembang utama Slackware, versi 13.1 ini membawa teknologi sumber terbuka terkini, sementara ia tetap teguh pada prinsip yang mengutamakan Stabilitas dan  Kesederhanaan.

Distribusi Slackware 13.1 mengandung dan ditenagai oleh kernel GNU/Linux. Linux 2.6.33.4, KDE SC 4.4.3, Xfmedia audio player dan Terminal. Seperti GNOME, Xfce menggunakan GTK+ 2.x toolkit sebagai basis. Distribusi Linux yang menggunakan Xfce secara default antara lain:
* Xfld (Xfce live demo)
* Archie
* College Linux
* Dream Linux
* Fedora Core sebelum rilis 4 (Stentz)
* FreeSBIE (FreeBSD LiveCd)
* Kate OS
* Morphix (LightGUI version)
* Slackware
* Slax (Popcorn Edition)
* Vector Linux
* Whoppix
* Xubuntu
* Zenwalk’, Xfce 4.6.1, X-Server 1.7.7, K3b 1.91, Glibc 2.11.1, Bash 4.1.007, GCC 4.4.4, Firefox 3.6.3, Thunderbird 3.0.4, SeaMonkey 2.0.4 dan JDK 6 Update 20n.

Disamping itu, juga telah dilakukan integrasi terhadap ConsoleKit dan PolicyKit. Perubahan yang diterapkan Slackware terutama bertugas agar paket Shadow-Passwords dua-duanya dapat digunakan untuk autentifikasi.

IDE-Subsystems yang telah ketinggalan jaman, kali telah digusur habis. Dengan demikian semua hardisk diakses melalui /dev/sd*. Sementara itu Slackware 13.1 tetap bertahan menggunakan HAL yang dikombinasikan dengan Udev agar mampu mendeteksi perangkat Hot-plugging.

Slackware adalah termasuk distribusi Linux generasi pertama yang masih bertahan sampai kini dan senantiasa aktif sepanjang jaman. Ia tergolong distro popular minimalis yang menyediakan hanya sekitar 1000 paket software, tidak termasuk OpenOffice.org, Pengguna juga tidak akan menemukan desktop GNOME bersama distro resminya. Bagi yang menginginkan Gnome, ia bisa diperoleh dari proyek pihak ketiga GNOME-Slackbuild yang menyediakan Gnome versi yang bisa dicernakan distro Slackware. Berkat popularitas Slackware terutama di kalangan administrator sistem, cukup banyak paket software yang dapat diperoleh dari berbagai sumber lainnya terutama dari slackbuilds.org.


Untuk peningkatan ke versi Slackware 13.1, pengguna bisa melakukannya dengan Update memanfaatkan perkakas seperti slapt-get atau menggunakan media instalasi CD/DVD yang resmi diterbitkan proyek Slackware sebagai berikut:

Arsitektur 32bit: Slackware 13.1, 32-bit x86:
Media format CD:

  • Slackware 13.1 x86 Install ISO disc 1 (A/AP/D/E/L/N, bootable installer, kernels, testing/, Slackbook)
  • Slackware 13.1 x86 Install ISO disc 2 (F/K/T/TCL/X/XAP/Y, L source)
  • Slackware 13.1 x86 Install ISO disc 3 (KDE/KDEI)
  • Slackware 13.1 x86 ISO disc 4 (A/AP/D/E/F/installer source, extra/, pasture/, old Berkeley DB packages)
  • Slackware 13.1 x86 ISO disc 5 (KDE/KDEI source)
  • Slackware 13.1 x86 ISO disc 6 (K/N/T/TCL/X/XAP/Y source, USB and PXE installers)

Media format DVD:

  • Slackware 13.1 x86 DVD ISO (everything)

Arsitektur 64bit: Slackware 13.1, 64-bit x86_64

  • Slackware 13.1 x86_64 DVD ISO (everything)

About yosepraharja
none

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: